Jun 24
Menentukan biaya dalam suatu proyek atau pekerjaan yang ditugaskan bukanlah pekerjaan mudah. Ada dua faktor yang mempengaruhi, yaitu
- Faktor internal, perhitungan yang didasarkan dari alokasi sumber daya perusahaan untuk mengelola dengan baik pelaksanaan proyek
- Faktor external, perhitungan yang didasarkan dari situasi pasar
Kedua faktor ini memiliki perannya masing-masing dalam perhitungan biaya pengerjaan suatu proyek. Tetapi tidak mutlak faktor yang satu mendominasi faktor yang lain. Bisa saja faktor internal memiliki cost yang rendah, akan tetapi harga tersebut akan merusak pasaran kota Medan (misalnya). Tentu kita harus memperhatikan hal tersebut.
Tapi terlepas dari itu semua, kembali satu pertanyaan timbul. Apakah ada daftar harga pasaran untuk pengerjaan proyek IT di Medan ini? Misalnya, berapa harga pengerjaan sebuah web? Berapa harga penarikan satu titik dalam pembangunan LAN?
May 25
Setelah beberapa hari bertanya-tanya kenapa ada perbedaan besar bandwith antara warnet de L’Esperanza (Pancing) dengan warnet Dream-Net (Gg. Banteng) yang saya coba, ternyata semua itu dikarenakan peningkatan layanan oleh Telkom-Speedy.
Dalam rangka memperingati 100 tahun hari Kebangkitan Nasional, Telkom mempersembahkan kecepatan akses layanan Speedy hingga 1 Mbps downstream dan 128 kbps upstream untuk bangsa Indonesia.
Yah, itu lah kutipan yang diambil dari situs resmi Telkomspeedy. Sebuah berita bagus, ditengah ombang-ambing issu harga BBM.
May 24
Sekarang Medan-IT sudah membuka Front-Desk Office yang baru. Beralamat di:
Gang Banteng No. 18E Lt.2, Jalan Gatot Subroto - Medan
Kode Pos 20123
Berada satu gedung dengan warnet Dream-Net yang juga baru beroperasi pada tanggal 20 Mei 2008. Tentunya dengan keberadaan kantor ini, eksistensi kami dapat terwujud dan performansi dapat terdongkrak. Visi tentang menyediakan lapangan pekerjaan pun mulai direalisasikan dengan perekrutan tenaga ahli untuk mendukung kegiatan usaha kami.
Mohon dukungannya, yah!
May 23
Beberapa jam lalu, saya baru mendapatkan sebuah e-mail yang isinya tentang “mengadakan Job Expo di kota Medan”. Idenya sih diprakarsasi oleh rekan-rekan alumni PI-Del. Awalnya ingin mengadakannya di Jakarta, tapi kemudian menaruh perhatian jika Medan juga bisa melangsungkan event ini.
Sebuah ide yang brilian menurut saya. Mengingat sekarang ini sudah bukan saatnya lagi masyarakat terbuai dengan pola hidup konsumtif, tapi lebih concern terhadap kesejahteraan hidup yang terukur dari produktifitas individu. Saya pribadi belum pernah mengikuti acara “bursa lowongan kerja”, baik di kota Medan atau di kota-kota lainnya. Tapi gambaran yang saya terima, sepertinya memang membutuhkan persiapan yang matang. Hal ini disebabkan oleh 3 (tiga) elemen penting yang terlibat:
Apa saja yang terlibat?
May 09
Seperti yang pernah dikatakan oleh seorang Luhut Pandjaitan,
Kelemahan orang Batak, adalah selalu menjadi single fighter..
Saya bukan bermaksud chauvinist disini, hanya saja karena saya pribadi (dan sebagian besar tim kerja Medan-IT) “bermarga” membuat saya terhenyak sejenak. Menyelami perkataan beliau, dan menelaah kejadian lampau yang pernah saya atau kami hadapi. Dan ternyata memang benar, hal itu justru memperlambat kemajuan. Kecenderungan untuk bekerja dengan usaha sendiri, apa pun landasannya, justru membuat suatu barrier terhadap pengaruh luar yang sebenarnya potensial bagi pengembangan diri.
Baca bagaimana sikap Medan-IT
5 Komentar Terakhir